• Cabai Lebat Ala BMW

    Dongkrak pertumbuhan cabai dengan produk BMW.

  • Selada Lebat

    Aplikasi POC BMW + KOCOR BMW Pada Selada, Hasilnya Lebat-Lebar.

  • Cabai Anti Hama Penyakit

    Tanaman Cabai Subur, Terhindar Dari Hama Penyakit.

  • Sukses Panen Brungkol

    Mendongkrak Hasil Panen Brungkol Dengan Pupuk BMW

Tampilkan postingan dengan label hama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hama. Tampilkan semua postingan

Kamis, 26 Juli 2018

Cara Menangani Hama Walang Sangit Pada Tanaman Padi



Hama Walang Sangit menyerang tanaman padi anda? cobalah ditanggulangi dengan ANTILAT. Penyemprotan rutin seminggu sekali atau 10 hari sekali, dengan dosis 30ml per 15 liter air



Walaupun tergolong serangga kecil yang tidak berbahaya, namun jika sudah berjumlah ribuan dan bersifat merusak tanaman padi, walang sangit menjadi hama tanaman padi yang cukup serius. Bagaimana tidak? Walang sangit merusak bulir tanaman padi dengan cara menghisap cairan yang ada pada bagian tangkai bunga bulir padi. Hal ini menyebabkan pengisian bulir padi tidak sempurna dan membuat padi seringkali kosong atau kempes. Untuk mengatasi serangan hama walang sangit, dibawah ini beberapa pengendalian yang bisa sahabat lakukan :


1.    Pengendalian Walang sangit Secara Penyemprotan Insektisida ANTILAT

Pengendalian hama walang sangit yang efektif dan hasilnya sudah teruji dengan menyemprotkan insektisida hayati ANTILAT. Aplikasinya lebih gampang dari pengendalian secara manual. Terlebih lagi ANTILAT merupakan insektisida alami yang aman terhadap tanaman dan lingkungan. Sasarannya dapat merusak jaringan tubuh hama dan racun perut bagi hama, menghilangkan nafsu makan hama karena aroma, rasa dan bau yang dibenci hama. Untuk pengendalian cukup dengan aplikasikan 1 minggu sekali dengan dosis cukup 30ml ANTILAT per 14 liter air.
2.    Cara Pengendalian Walang sangit dengan Melakukan Sanitasi Lingkungan

Pengendalian dengan cara sanitasi lingkungan dengan membersihkan areal pertanaman padi terbukti mampu menekan serangan hama walang sangit dan mencegah kerugian. Pembersihan areal tanaman padi dari gulma dan rerumputan sebaiknya dilakukan sejak sebelum penanaman hingga masa panen. Tanaman inang hama walang sangit sangat banyak, yaitu semua jenis rerumputan. Oleh karenanya, pembersihan gulma dilakukan sesering mungkin supaya tidak ada tanaman inang yang dapat dimanfaatkan walang sangit untuk bertahan hidup dan berkembang biak.

3.    Cara Pengendalian Walang sangit dengan Kultur Teknis

Masa tanam padi yang memiliki rentang jarak pendek atau tidak lebih dari 2,5 bulan juga terbukti bisa menekan populasi hama walang sangit. Dalam satu hamparan padi yang luas, sebaiknya padi ditanam secara serempak, sehingga perkembangan hama walang sangit juga bisa diminimalisir.

4.    Pengendalian Walang sangit dengan Perangkap

Hama walang sangit sangat tertarik pada bau busuk atau bau bangkai. Hal ini bisa dimanfaatkan untuk mengendalikan walang sangit menggunakan perangkap kemudian memusnahkannya. Untuk membuat perangkap walang sangit bisa menggunakkan bangkai kepiting, cuyu, keong mas, rajungan, ikan, kotoran ayam atau daging busuk. Caranya cukup mudah, yaitu hanya dengan meletakkan bangkai pada tonggak kayu ditepi sawah. Hama walang sangit akan tertarik untuk menghisap cairan bangkai tersebut, setelah terkumpul walang sangit bisa dimusnahkan. Supaya efektif, perangkap sebaiknya dipasang ketika tanaman padi memasuki fase berbunga sampai masak susu.

Untuk melihat kesaksian pengguna ANTILAT, klik disini.
Untuk belanja ANTILAT, klik disini.
Konsultasi : 0896-6673-9495 (Whatsapp)

Trik Menangani Serangan Hama Thrips Pada Cabai



Hama Thrips menyerang tanaman cabai anda? cobalah ditanggulangi dengan ANTILAT. Penyemprotan rutin 4 hari sekali, dengan dosis 30ml per 15 liter air



Pengendalian

Tanaman cabai yang sudah terlanjur terserang hama Thrips dapat dilakukan pengendalian baik secara mekanis, biologis maupun kimia.
  • Pengendalian secara biologis, yaitu menyemprotkan pestisida nabati ANTILAT. ANTILAT akan merusak semua jaringan tubuh hama dan racun perut bagi hama. Dan aroma bau ANTILAT yang tidak disukai hama. Dosis yang dipakai untuk penanggulangan hama thrips yaitu 30ml per 15. Aplikasikan 3-4 hari sekali.
  • Pemulihan tanaman yang telah sembuh dari serangan hama thrips yang dapat dilakukan dengan pemupukan dan penyemprotan POC BMW sebagai pemacu pertumbuhan
  • Untuk pengendalian secara mekanik dapat dilakukan dengan memotong daun yang terserang hama atau mencabut tanaman jika belum terjadi serangan yang banyak. Tetapi jika sudah terjadi serangan pada seluruh tanaman apalagi adanya serangan virus yang akut mau tidak mau harus dilakukan pencabutan dan pembakaran untuk mencegah serangan hama pada periode tanam mendatang.
  • Pengendalian secara teknis yaitu dengan memberikan jeda pada periode tanam berikutnya dengan tidak menanami lahan dengan tanaman yang sejenis.
Hama Thrips (Thrips sp) atau nama latinnya Thrips Tabaci merupakan hama tanaman dari golongan serangga. Ia masuk dalam keluarga kutu daun yang mana memiliki kebiasaan menghisap cairan tanaman melalui bagian daunnya yang masih muda.

Meski ukurannya sangat kecil, namun dampak yang bisa ia timbulkan sangatlah besar. Thrips menghisap cairan tanaman sehingga terjdi ketidak seimbangan sel dan hormon tanaman yang menyebabkan  pertumbuhan tanaman abnormal (daun keriting).

Pencegahan

Serangan hama thrips terjadi karena kurangnya antisipasi untuk menangkalnya. Maka dari itu pencegahan harus dilakukan secara rutin. Dibawah ini merupakan beberapa pencegahan agar terhindar dari serangan hama thrips :
  • Varietas bibit tanaman cabai berasal dari bibit unggul, sehat dan tahan akan hama penyakit.
  • Rajin membersihkan gulma yang tumbuh disekitaran tanaman.
  • Usahakan menyiram tanaman dengan menggunakan springkler, agar daun-daun tanaman ikut tercuci.
  • Jauhkan tanaman cabai dari tanaman-tanaman yang menjadi perkembangbiakkan inang bagi hama thrips.
Untuk melihat kesaksian pengguna ANTILAT, klik disini.
Untuk belanja ANTILAT, klik disini.
Konsultasi : 0896-6673-9495 (Whatsapp)

Selasa, 24 Juli 2018

Tips Mengendalikan Hama Lalat Buah Pada Tanaman Cabai



Hama Lalat Buah menyerang tanaman cabai anda? cobalah ditanggulangi dengan ANTILAT. Penyemprotan rutin 4 hari sekali, dengan dosis 30ml per 15 liter air




1).    Pengendalian Dengan Insektisida ANTILAT

Jika pemasangan perangkap diatas belum mampu mengendalikan lalat buah dengan tuntas, maka pengendalian lalat buah menggunakan insektisida hayati ANTILAT. Aroma antilat yang tidak disukai hama lalat buah, enggan untuk hinggap pada tanaman. Antilat juga dapat merusak jaringan tubuh hama dan racun perut pagi hama. Untuk pengendalian semprotkan 3-4 hari sekali penggunaan sesuai dosis.

2).    Menanam Cabai pada Lahan yang Steril

Usahakan menanam cabai pada lahan yang bukan bekas tanaman cabai dan bekas tanaman inang seperti timun, gambas, atau pare. Beberapa jenis tanaman tersebut adalah tanaman sayuran buah yang disukai lalat buah. Pada lahan bekas tanaman-tanaman tersebut kemungkinan besar regenerasi lalat buah berlangsung terus-menerus. Musnahkan juga tanaman buah yang tidak terawat yang berada disekitar lokasi lahan cabai, seperti jambu biji atau jambu air.

3).   Menggunakan Perangkap Atraktan Metyl Eugenol

Perangkap lalat buah yang diberi pemikat berupa atraktan metyl eugenol terbukti ampuh dalam memutus siklus hidup lalat buah. Sasaran dari perangkap ini adalah lalat buah jantan, mereka akan tertarik dan masuk kedalam perangkap. Sehingga lalat buah jantan mati dan tidak dapat membuahi lalat buah betina. Meskipun banyak berkeliaran disekitar tanaman cabai tetapi lalat buah betina hanya menyerang buah cabai pada saat akan bertelur saja. Dengan terperangkapnya lalat buah jantan, maka lalat buah betina tidak akan bertelur dan tidak menyerang buah cabai. Pemasangan perangkap metyl eugenol sebaiknya dilakukan sejak tanaman cabai masih kecil, atau setidaknya sejak tanaman berusia 1 bulan setelah tanam. Dalam 1 hektar lahan perangkap dipasang setidaknya  20-25 buah.

4).   Menggunakan Lem Perangkap Lalat Buah

Selain menggunakan perangkap seperti petrogenol, penanggulangan lalat buah juga bisa dilakukan dengan pemasangan lem perangkap. Lem khusus pemikat lalat buah ini penggunaannya cukup mudah dan praktis. Lem dioleskan merata pada botol bekas atau lembaran kertas kemudian dipasang beberapa buah pada lahan pertanian cabai. Lem perangkap lalat buah biasanya berwarna kuning, sehingga lalat buah akan tertarik untuk mendekat dan menempel pada perangkap lem tersebut. Selain untuk mengendalikan lalat buah, lem perangkap bisa juga digunakan untuk mengendalikan serangga-serangga perusak tanaman lainnya, misalnya hama dari jenis kutu-kutuan.

5).    Pengendalian  Dengan Cara Teknis (Manual)

Pengendalian secara manual atau dengan kultur teknis dilakukan untuk mengurangi dan mencegah peledakan populasi hama lalat buah. Cara ini dilakukan dengan cara memetik buah cabai yang terserang lalat buah kemudian memusnahkannya. Pengendalian dengan cara ini bertujuan untuk memutus siklus hidup atau regenerasi lalat buah. Dengan memusnahkan buah cabai yang terserang secara otomatis telur atau larva lalat buah yang berada didalam buah cabai juga ikut musnah, sehingga populasi lalat buah dapat berkurang.


Untuk melihat kesaksian pengguna ANTILAT, klik disini.

Untuk belanja ANTILAT, klik disini.

Konsultasi : 0896-6673-9495 (Whatsapp)

Senin, 23 Juli 2018

Cara Mengatasi Serangan Ulat Grayak Pada Bawang Merah



Hama Ulat Grayak menyerang tanaman bawang merah anda? cobalah ditanggulangi dengan ANTILAT. Penyemprotan rutin 4 hari sekali, dengan dosis 30ml per 15 liter air


Cara Mengendalikan Dengan Insektisida Hayati ANTILAT

Yang pertama memakai insektisida hayati ANTILAT dengan metode-metode yang tepat agar ulat grayak dapat benar-benar diatasi. ANTILAT dapat merusak jaringan tubuh hama dan racun perut bagi hama. Penggunaan ANTILAT ini juga sangat aman dan tidak menyebabkan hama menjadi resistan/kebal seperti insektisida kimia. Tidak perlu hawatir penggunaan di musim hujan, karena ANTILAT diperkaya stabilizer (perekat dan perata).

Cara Mengendalikan Ulat Grayak Pada Tanaman Bawang Merah dengan lampu perangkap

Dengan lampu perangkap bisa menjadi langkah alternatif yang ampuh mengurangi populasi ulat grayak pada tanaman bawang merah. Caranya, lampu perangkap dinyalakan pada malam hari, kemudian ulat-ulat grayak akan mendekat dan jatuh ke dalam wadah yang berisi air dan berada di bawah lampu.

Cara Mengendalikan Ulat Grayak Dengan Perangkap Feromon

Pengendalian dengan perangkap feromon menggunakan sifat alamiah serangga jantan yang selalu berkomunikasi dengan serangga betina. Dalam semalam, perangkap feromon mampu menangkap hingga 400 lebih serangga jantan. Cara kerjanya sama seperti perangkap lalat buah. Perangkap ini akan diisi air sabun untuk mencegah serangga jantan dapat terbang lagi, untuk lahan 1 hektar, diperlukan antara 12 sampai 25 perangkap. Feromon sendiri merupakan atraktan (senyawa pemikat) yang dirancang khusus untuk mengendalikan populasi ulat grayak. Perangkap feromon bisa bertahan hingga dua bulan atau satu musim tanam.

Cara Mengendalikan Ulat Grayak Pada Tanaman Bawang Merah dengan Pergantian Tanaman

Lahan yang sedang ditanam bawang merah sebaiknya tidak ditanam bawang merah terus menerus pada penanaman berikutnya. Populasi ulat grayak dapat dikendalikan dan dikurangi jika melakukan pergantian jenis tanaman dalam satu lahan. Hal ini untuk memutus siklus hidup ulat grayak.

Cara Pengendalian Ulat Grayak Secara Manual

Pengendalian secara manual dilakukan dengan memungut ulat dan mengumpulkan kumpulan telurnya secara langsung. Kemudian daun yang bergejala dimusnahkan dengan dibakar atau dipendam dalam dalam di tanah.

Mengendalikan Ulat Grayak Menggunakan Kelambu Kasa

Kelambu kasa adalah sungkup kain kaya yang dipasang pada lahan budidaya bawang merah. Dengan pemasangan kelambu ini populasi telur dan intensitas kerusakan tanaman akibat serangan ualat grayak dapat dihindari. Penggunaan kelambuakan mencegah ngengat masuk ke area pertanaman.
Untuk melihat kesaksian pengguna ANTILAT, klik disini.
Untuk belanja ANTILAT, klik disini.
Konsultasi : 0896-6673-9495 (Whatsapp)