• Cabai Lebat Ala BMW

    Dongkrak pertumbuhan cabai dengan produk BMW.

  • Selada Lebat

    Aplikasi POC BMW + KOCOR BMW Pada Selada, Hasilnya Lebat-Lebar.

  • Cabai Anti Hama Penyakit

    Tanaman Cabai Subur, Terhindar Dari Hama Penyakit.

  • Sukses Panen Brungkol

    Mendongkrak Hasil Panen Brungkol Dengan Pupuk BMW

Tampilkan postingan dengan label Cabai. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cabai. Tampilkan semua postingan

Kamis, 26 Juli 2018

Trik Menangani Serangan Hama Thrips Pada Cabai



Hama Thrips menyerang tanaman cabai anda? cobalah ditanggulangi dengan ANTILAT. Penyemprotan rutin 4 hari sekali, dengan dosis 30ml per 15 liter air



Pengendalian

Tanaman cabai yang sudah terlanjur terserang hama Thrips dapat dilakukan pengendalian baik secara mekanis, biologis maupun kimia.
  • Pengendalian secara biologis, yaitu menyemprotkan pestisida nabati ANTILAT. ANTILAT akan merusak semua jaringan tubuh hama dan racun perut bagi hama. Dan aroma bau ANTILAT yang tidak disukai hama. Dosis yang dipakai untuk penanggulangan hama thrips yaitu 30ml per 15. Aplikasikan 3-4 hari sekali.
  • Pemulihan tanaman yang telah sembuh dari serangan hama thrips yang dapat dilakukan dengan pemupukan dan penyemprotan POC BMW sebagai pemacu pertumbuhan
  • Untuk pengendalian secara mekanik dapat dilakukan dengan memotong daun yang terserang hama atau mencabut tanaman jika belum terjadi serangan yang banyak. Tetapi jika sudah terjadi serangan pada seluruh tanaman apalagi adanya serangan virus yang akut mau tidak mau harus dilakukan pencabutan dan pembakaran untuk mencegah serangan hama pada periode tanam mendatang.
  • Pengendalian secara teknis yaitu dengan memberikan jeda pada periode tanam berikutnya dengan tidak menanami lahan dengan tanaman yang sejenis.
Hama Thrips (Thrips sp) atau nama latinnya Thrips Tabaci merupakan hama tanaman dari golongan serangga. Ia masuk dalam keluarga kutu daun yang mana memiliki kebiasaan menghisap cairan tanaman melalui bagian daunnya yang masih muda.

Meski ukurannya sangat kecil, namun dampak yang bisa ia timbulkan sangatlah besar. Thrips menghisap cairan tanaman sehingga terjdi ketidak seimbangan sel dan hormon tanaman yang menyebabkan  pertumbuhan tanaman abnormal (daun keriting).

Pencegahan

Serangan hama thrips terjadi karena kurangnya antisipasi untuk menangkalnya. Maka dari itu pencegahan harus dilakukan secara rutin. Dibawah ini merupakan beberapa pencegahan agar terhindar dari serangan hama thrips :
  • Varietas bibit tanaman cabai berasal dari bibit unggul, sehat dan tahan akan hama penyakit.
  • Rajin membersihkan gulma yang tumbuh disekitaran tanaman.
  • Usahakan menyiram tanaman dengan menggunakan springkler, agar daun-daun tanaman ikut tercuci.
  • Jauhkan tanaman cabai dari tanaman-tanaman yang menjadi perkembangbiakkan inang bagi hama thrips.
Untuk melihat kesaksian pengguna ANTILAT, klik disini.
Untuk belanja ANTILAT, klik disini.
Konsultasi : 0896-6673-9495 (Whatsapp)

Selasa, 24 Juli 2018

Tips Mengendalikan Hama Lalat Buah Pada Tanaman Cabai



Hama Lalat Buah menyerang tanaman cabai anda? cobalah ditanggulangi dengan ANTILAT. Penyemprotan rutin 4 hari sekali, dengan dosis 30ml per 15 liter air




1).    Pengendalian Dengan Insektisida ANTILAT

Jika pemasangan perangkap diatas belum mampu mengendalikan lalat buah dengan tuntas, maka pengendalian lalat buah menggunakan insektisida hayati ANTILAT. Aroma antilat yang tidak disukai hama lalat buah, enggan untuk hinggap pada tanaman. Antilat juga dapat merusak jaringan tubuh hama dan racun perut pagi hama. Untuk pengendalian semprotkan 3-4 hari sekali penggunaan sesuai dosis.

2).    Menanam Cabai pada Lahan yang Steril

Usahakan menanam cabai pada lahan yang bukan bekas tanaman cabai dan bekas tanaman inang seperti timun, gambas, atau pare. Beberapa jenis tanaman tersebut adalah tanaman sayuran buah yang disukai lalat buah. Pada lahan bekas tanaman-tanaman tersebut kemungkinan besar regenerasi lalat buah berlangsung terus-menerus. Musnahkan juga tanaman buah yang tidak terawat yang berada disekitar lokasi lahan cabai, seperti jambu biji atau jambu air.

3).   Menggunakan Perangkap Atraktan Metyl Eugenol

Perangkap lalat buah yang diberi pemikat berupa atraktan metyl eugenol terbukti ampuh dalam memutus siklus hidup lalat buah. Sasaran dari perangkap ini adalah lalat buah jantan, mereka akan tertarik dan masuk kedalam perangkap. Sehingga lalat buah jantan mati dan tidak dapat membuahi lalat buah betina. Meskipun banyak berkeliaran disekitar tanaman cabai tetapi lalat buah betina hanya menyerang buah cabai pada saat akan bertelur saja. Dengan terperangkapnya lalat buah jantan, maka lalat buah betina tidak akan bertelur dan tidak menyerang buah cabai. Pemasangan perangkap metyl eugenol sebaiknya dilakukan sejak tanaman cabai masih kecil, atau setidaknya sejak tanaman berusia 1 bulan setelah tanam. Dalam 1 hektar lahan perangkap dipasang setidaknya  20-25 buah.

4).   Menggunakan Lem Perangkap Lalat Buah

Selain menggunakan perangkap seperti petrogenol, penanggulangan lalat buah juga bisa dilakukan dengan pemasangan lem perangkap. Lem khusus pemikat lalat buah ini penggunaannya cukup mudah dan praktis. Lem dioleskan merata pada botol bekas atau lembaran kertas kemudian dipasang beberapa buah pada lahan pertanian cabai. Lem perangkap lalat buah biasanya berwarna kuning, sehingga lalat buah akan tertarik untuk mendekat dan menempel pada perangkap lem tersebut. Selain untuk mengendalikan lalat buah, lem perangkap bisa juga digunakan untuk mengendalikan serangga-serangga perusak tanaman lainnya, misalnya hama dari jenis kutu-kutuan.

5).    Pengendalian  Dengan Cara Teknis (Manual)

Pengendalian secara manual atau dengan kultur teknis dilakukan untuk mengurangi dan mencegah peledakan populasi hama lalat buah. Cara ini dilakukan dengan cara memetik buah cabai yang terserang lalat buah kemudian memusnahkannya. Pengendalian dengan cara ini bertujuan untuk memutus siklus hidup atau regenerasi lalat buah. Dengan memusnahkan buah cabai yang terserang secara otomatis telur atau larva lalat buah yang berada didalam buah cabai juga ikut musnah, sehingga populasi lalat buah dapat berkurang.


Untuk melihat kesaksian pengguna ANTILAT, klik disini.

Untuk belanja ANTILAT, klik disini.

Konsultasi : 0896-6673-9495 (Whatsapp)

Rabu, 11 April 2018

Produk BMW Berhasil Menyelamatkan Cabai Gagal Panen Dari Serangan Layu Fusarium(Pak Kusdi, Kediri, 2017)







Serangan layu fusarium dapat merugikan petani karna berdampak kegagalan panen pada cabai. Seperti yang menimpa kebun cabai pak Kusdi dari Kediri, Tanaman cabainya terserang mati layu atau fusairum. Namun Alhamdulillah, dengan penerapan se paket produk BMW bisa menyelamatkan tanaman cabai pak kusdi dari kegagalan panen. Panenpun berjalan mulus dengan keuntungan tinggi dari hasil panen.

Pemesanan Produk BMW:
WA : 0896-6673-9495
TLP/SMS : 0821-1547-5387

Senin, 25 Desember 2017

Tanaman Cabe Tumbuh Subur Dan Terhindar Dari Hama Penyakit Cabai (Pak Tholib, Yogyakarta, 2016)


 

Perkembangan tanaman cabai milik Mitra BMW Pak Tholib di Yogyakarta cukup lancar. Kenapa, ya,,tanamannya subur dan terhindar hama penyakit juga. Dari awal pak tolib kerap aplikasikan produk BMW yaitu NOPATEK dan ANTILAT. Sangat insfiratif sekali bukan..? 

Pemesanan Produk BMW :
WA : 0896-6673-9495
TLP/SMS : 0821-1457-5387

Kamis, 14 September 2017

Rutin Semprotkan POC BMW, Alhamdulillah Cabe Merahnya Sangat Lebat (Pak Agus, Banyuwangi, 2014)





Terlihat tanaman cabai merah Pak Agus berbuah sangat lebat, pajang dan berisi. Rahasianya, Pak Agus rajin Semprotkan POC BMW, yang kaya akan nutrisi untuk mendorong produksi bunga dan buah.

Pemesanan Produk
WA : 0896 6673 9495
Tlp/Sms : 0821 1547 5387

Rabu, 13 September 2017

Cabai Subur di Pertumbuhan Awal, POC BMW Sebagai Starternya (Zainik, Depok, 2013)





Baru pertama kali menanam cabai, nggak taunya tanaman cabe Pak Zaini tumbuh subur. Usia 20 hari ini, ternyata tingginya mencapai 27-30 cm.. WOW. Pak Zaini rutin semprotkan POC BMW seminggu sekali..☺
Pemesanan Produk :
WA : 0896 6673 9495